Tampilkan postingan dengan label bata ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bata ringan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Mei 2016

BROSUR BATA RINGAN Autoclaved Aerated Concrete (ACC) CITICON

Bata Ringan Citicon adalah generasi terbaru bahan material bangunan. Bata Ringan Citicon adalah satu satunya Bata Ringan Aerasi Atau Autoclaved Aerated Concrete (ACC) yang pertama kali di produksi di jawa timur pada tahun 2008 oleh PT Viccon Modern Industri. Bata Ringan Citicon Terbuat Dari Pasir silika dan semen berkualitas tinggi. Didukung dengan teknologi jerman, PT Viccon Modern Industri Memproduksi Bata Ringan Citicon Dan Panel Lantai Citicon Yang berkualitas tinggi dengan standarlisasi DIN jerman.


bata ringan citicon
Bata Ringan Citicon terbuat dari bahan material yang ramah lingkungan, diproses dengan teknologi aerasi terbaik membuat Bata ringan Citicon lebih kuat dari bata Konvesional bahkan sama kuatnya dengan beton. Bata Ringan Citicon sangant ringan sehingga mempermudah aplikasi dan ketepatan estimasi pembangunan. Bata Ringan Citicon membangun kepercayaan anda dengan memberikan  solusi cerdas untuk bangunan
 anda.
Citicon telah banyak digunakan berbagai proyek atau gedung seperti :
    bata ringan citicon
  • Apartmen East coast Surabaya
  • Twin Tower Apartmen Surabaya
  • UC Apartmen Surabaya
  • Trilium Apartmen Surabaya
  • Hotel Meritus Surabaya
  • Solo Paragon Hotel
  • Grand City Mall
  • Jatim Park II Malang
  • Dupak Grosir Surabaya
  • Bukit Palma, CitraLand
  • Citra Indah
  • Citra Garden
  • La Foye Regency
  • Happy Puppy Karaoke Surabaya
  • Nav Karaoke Surabaya
  • Surabaya Sport Center
  • XXI Grand City Surabaya
  • XXI Landmark Surabaya
  • Rich Prada Hotel Bali
  • All Season Hotel Bali
  • Kupu Kupu Barong Cottages
  • Hotel Westin Nusa Dua Bali
  • Royal Hospital Hotel Denpasar Bali
  • Hotel Royah Jelita Banjarmasin
  • RSUD Tarakan 
Dan Masih Banyak Lagi

Brosur Bata ringan Citicon :









PERBANDINGAN BATA RINGAN VS BATA MERAH (SPESIFIKASI)



BATA RINGAN /CITICON
 
Bata ini cukup ringan, halus dan memiliki tingkat kerataan permukaan yang baik. Bata ringan diciptakan dengan tujuan memperingan beban strukur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung.

Memiliki panjang 60 cm, tinggi 20-40 cm dan tebal 75,100, 125, 150, 175, 200 cm. Adonannya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang ia berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton. Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran.

Spesifikasi Hebel(Bata Ringan)
• Berat jenis kering : 520 kg/m3
• Berat jenis normal : 650 kg/m3
• Kuat tekan : > 4,0 N/mm2
• Konduktifitas termis : 0,14 W/mK
• Tebal spesi : 3 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
• Jumlah per luasan per 1 m2 : 22 - 26 buah tanpa construction
   waste.

Kelebihan Bata Ringan
Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.
Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
Mempunyai kekedapan suara yang baik.
Kuat tekan yang tinggi.
Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.



BATA MERAH


Bata Merah
Bahan bangunan ini terbuat dari tanah liat dan mineral-mineral lain yang dibentuk dalam ukuran tertentu, biasanya 24x12x6 cm. Dicetak dengan ukuran tersebut, kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari. Setelah melewati proses pengeringan,
bata merah itu dibakar dalam tungku untuk membuatnya kuat dan tahan lama. Bata merah yang bagus akan keras, tahan api, tahan terhadap pelapukan, dan cukup murah, sehingga berperan penting dalam membuat dinding dan lantai.

Spesifikasi batu merah
• Berat jenis kering (ρ) : 1500 kg/m3
• Berat jenis normal (ρ) : 2000 kg/m3
• Kuat tekan : 2,5 – 25 N/mm² (SII-0021,1978)
• Konduktifitas termis : 0,380 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 2 jam
• Jumlah per luasan per 1 m2 : 70 - 72 buah dengan construction waste

Kelebihan Bata Merah
Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
Mudah untuk membentuk bidang kecil.
Murah harganya.
Mudah mendapatkannya.
Perekatnya tidak perlu yang khusus.
Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.

Kekurangan Bata Merah
Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi.
Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
Siarnya besar-besar cenderung boros dalam penggunaan material perekatnya.
Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.

Melayani penjualan bata ringan seluruh indonesia (franco Surabaya)

CARA MENGGUNAKAN SEMEN INSTAN / MORTAR


Hampir setiap orang pasti berpikir bahwa membangun atau merenovasi sebuah rumah membutuhkan banyak sekali pemikiran. Mulai dari bahan material, teknik membangun, tukang, dan biaya harus dipikirkan dengan seksama dan sedetil mungkin agar semua masalah yang mungkin ditemui dalam proses membangun tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan baik.
Semakin banyak jenis material yang tersedia dari berbagai merek pasti mmebuat bingung hampir semua orang yang ingin menggunakan material jenis tertentu. Setiap merek memberikan solusi yang terbaik yang bisa mereka tawarkan kepada para pelanggan. Dan pelangganlah yang kemudian harus memilih material tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
Semen mortar/instan adalah salah satu solusi terbaik yang bisa dipilih sebagai material bahan dasar pembangunan gedung, rumah, dan sebagainya. Semen instan yang terdiri dari semen, filler, pasir silica dan additive ini dicampur homogeny dan memiliki kualitas yang baik. Cara penggunaan yang mudah membuat semen instan ini sebagai material yang cocok pada masa modern sekarang ini.
Semen instan hanya membutuhkan air sebagai media untuk mencapur. Setelah campuran rata, adonan semen pun siap digunakan. Sudah banyak sekali orang yang menggunakan semen jenis ini karena beberapa keunggulannya. Keunggulan yang pertama tentu saja karena mudah, cepat dan praktis digunakan.
Yang kedua yaitu campuran yang ada didalamnya adalah campuran homegen dengan kualitas yang konsisten. Yang ketiga adalah campuran ini dapat mencegah popping pada keramik dan retak pada dinding. Yang keempat yaitu hemat biaya karena waktu pengerjaan pasti lebih cepat. Semen instan ini juga bisa diaplikasikan dalam solusi praktis dan hemat menggunakan bata ringan. Setiap orang yang ingin membangun atau merenovasi juga harus memikirkan tentang batubata sebagai material pokok untuk membuat dinding.
Pemilihan bata yang dibutuhkan harus sesuai dengan kebutuhan dar bangunan yang hendak dibangun atau direnovasi. Bata ringan menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mereka yang membutuhkan kualitas dan pengerjaan yang cepat. Dan dengan bantuan semen instan, pemasangan bata ringan tersebut menjadi lebih baik dan cepat.
Selain material bahan bangunan dengan kualitas baik, teknik memasang bata pun menjadi sangat penting. Hal ini harus diperhatikan karena sangat mempengaruhi kokoh dan tidaknya sebuah dinding. Berikut ini adalah langkah-langkah pemasangan bata ringan untuk hasil yang terbaik.
Alat-alat kerja yang harus dipersiapkan sebelum bekerja adalah waterpass, palu karet, gergaji, dan sendok semen. Lalu persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: pertama, persiapkan permukaan tanah atau lantai yang akan dipasang bata; kedua, berikan petunjuk yang cukup untuk kerataan pemasangan bata; ketiga, bersihkan permukaan tersebut dari semua jenis kotoran lalu basahi permukaan tersebut dengan air; keempat, basahi bata sebelum dipasang untuk menghilangkan kotoran. Setelah alat dan persiapan selesai, pelaksanaan pemasangan bata ringan bisa dimulai.
Langkah memasang bata ringan yang pertama adalah mencampur semen instan di dalam bak adukan dengan air sesuai dengan petunjuk pemakaian. Langkah kedua adalah dengan mencampurkan semen dan air sampai rata dan homogen. Langkah ketiga adalah pemasangan bata ringan. Teknik pemasangan bata pada langkah ketiga ini sama dengan teknik pemasangan yang biasa dilakukan pada umumnya.

Tebal spesi dalam pemasangan bata ringan dianjurkan sepanjang 3 mm. Langkah yang terakhir adalah member angkur untuk setiap pasangan bata harus disesuaikan dengan bata ringan yang dipakai. Setelah semua bata terpasang dan menjadi sebuah dinding, penyempurnaan dinding bisa mulai dilakukan. Langkah berikutnya adalah memlester dinding dengan semen instan yang tepat.
 

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN HARGA BATA RINGAN CITICON DI KEDIRI



Untuk menentukan jumlah bata ringan yang akan kita pasang pada dinding perlu dihitung
kebutuhannya, cara menghitung kebutuhan bata ringan adalah sebagai berikut :

Sebelum menghitung kebutuhan bata ringan sebelumnya kita harus tahu tentang dimensi dari
bata ringan itu sendiri :


Ukuran Bata ringan
Tinggi     = 20 cm
Panjang   = 60 cm
Lebar/tebal      = 7,5 cm , 10 cm, 15 cm
(tergantung dari mesin cutting pabrik)

Untuk menghitung kebutuhan bata ringan :

Jumlah bata ringan, 1 m2 = 1 / (tebal bata ringan)
contoh tebal bata ringan 7,5 cm = 1/0,075 = 13,33 biji
contoh tebal bata ringan 10 cm = 1/0,1      = 10     biji

Volume bata ringan,1 m2 = 1 x (tebal bata ringan)

contoh tebal bata ringan 7,5 cm = 1 x 0,075 = 0,075 m3
contoh tebal bata ringan 10 cm = 1 x 0,1      = 0,1    m3



Ilustrasi Contoh Cara menghitung Bata merah dan Bata ringan :
Bata ringan dengan tebal 7.5 cm (lebar = 20 cm dan panjang = 60 cm)
1 m3 (kubik) = 1 / (0.075×0.2×0.6) = 111 buah
Jika harga per m3 = Rp. 650.000,- (tergantung lokasi)
Maka perbijinya = Rp. 650.000,- / 111 = Rp. 5.860,- per biji

Kemudian kita hitung kebutuhan per meterpersegi (m2) bata ringan:
1m2 (persegi) = 1 / (0.2×0.6) = 8.33 buah
Jadi kebutuhan material per-m2 = 8.33 x Rp. 5.860,- = Rp. 48.813,-

Sekarang kita hitung untuk bata merah dengan tebal 10 cm (lebar = 4 cm dan panjang = 24 cm)
Harga perbiji bata merah = Rp. 550,- per biji

Kemudian kita hitung kebutuhan per meterpersegi (m2) bata merah:
1m2 (persegi) = 1 / (0.04×0.24) = 104 buah
Jadi kebutuhan material per-m2 = 104 x Rp. 550,- = Rp. 57.200,-



HARGA PRODUK BATA RINGAN, SURABAYA, JAKARTA, SIDOARJO, SEMARANG, BANYUWANGI, BEKASI, PALEMBANG, GRESIK, LAMONGAN, TUBAN, JEMBER, PEKANBARU, RIAU, MEDAN, SEMARANG, MAKASSAR, BANJARMASIN, BALIKPAPAN, SAMARINDA, BONTANG, KUTAI KERTANEGARA, SOLO, JOGJAKARTA, BANDUNG, PALU, MANADO, PAPUA, FLORES, KUPANG, PALANGKARAYA, PONTIANAK, LAMPUNG, JAMBI, MATARAM, LOMBOK, MADURA, MADIUN, PURWOKERTO, CILACAP, TANGERANG, BOGOR, ACEH, PATI, KUDUS, PROBOLINGGO, PASURUAN, MALANG, BANDUNG, INDONESIA, Kabupaten Aceh Barat, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Blangpidie, Kabupaten Aceh Besar, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Jaya, Calang, Kabupaten Aceh Selatan, Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Singkil, Singkil, Kabupaten Aceh Tamiang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, Kabupaten Aceh Tenggara, Kutacane, Kabupaten Aceh Timur, Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, Kabupaten Bener Meriah, Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bireuen, Bireuen, Kabupaten Gayo Lues, Blang Kejeren, Kabupaten Nagan Raya, Suka Makmue, Kabupaten Pidie, Sigli, Kabupaten Pidie Jaya, Meureudu, Kabupaten Simeulue, Sinabang, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, Kota Subulussalam, Kabupaten Asahan, Kisaran, Kabupaten Batubara, Limapuluh, Kabupaten Dairi, Sidikalang, Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam, Kabupaten Humbang Hasundutan, Dolok Sanggul, Kabupaten Karo, Kabanjahe, Kabupaten Labuhanbatu, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Aek Kanopan, Kabupaten Langkat, Stabat, Kabupaten Mandailing Natal, Panyabungan, Kabupaten Nias, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias Barat, Lahomi, Kabupaten Nias Selatan, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Utara, Lotu, Kabupaten Padang Lawas, Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Gunung Tua, Kabupaten Pakpak Bharat, Salak, Kabupaten Samosir, Pangururan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sei Rampah, Kabupaten Simalungun, Raya, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Tengah, Pandan, Kabupaten Tapanuli Utara, Tarutung, Kabupaten Toba Samosir, Balige, Kota Binjai, Binjai Kota, Kota Gunungsitoli, Kota Medan, Kota Padangsidempuan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Tanjungbalai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Kabupaten Dharmasraya, Pulau Punjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tuapejat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sarilamak, Kabupaten Padang Pariaman, Parit Malintang, Kabupaten Pasaman, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman Barat, Simpang Empat, Kabupaten Pesisir Selatan, Painan, Kabupaten Sijunjung, Muaro Sijunjung, Kabupatern Solok, Arosuka, Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro, Kabupaten Tanah Darat, Batusangkar, Kota Bukittinggi, Bukittinggi, Kota Padang, Padang, Kota Padangpanjang, Padangpanjang, Kota Pariaman, Pariaman, Kota Payakumbuh, Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Sawahlunto, Kota Solok, Solok, Kabupaten Bengkalis, Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilan, Kabupaten Indragiri Hulu, Rengat, Kabupaten Kampar, Bangkinang, Kabupaten Kuantan Singingi, Taluk Kuantan, Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Rikan Hilir, Ujung Tanjung (de juree), Bagan Siapi-api (de facto), Kabupaten Rokan Hulu, Pasir Pengaraian, Kabupaten Siak, Siak Sri Indrapura, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Kabupaten Karimun, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Terempa, Kabupaten Lingga, Daik, Lingga, Kabupaten Natuna, Ranai, Bunguran Timur, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Batanghari, Muara Bulian, Kabupaten Bungo, Muara Bungo, Kabupaten Kerinci, Siulak, Kabupaten Merangin, Bangko, Kabupaten Muaro Jambi, Sengeti, Kabupaten Sarolangun, Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muara Sabak, Kabupaten Tebo, Muara Tebo, Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Tengah, Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Utara, Arga Makmur, Kabupaten Kaur, Bintuhan, Kabupaten Kepahiang, Kepahiang, Kabupaten Lebong, Muara Aman, Kabupaten Mukomuko, Mukomuko, Kabupaten Rejang Lebong, Curup, Kabupaten Seluma, Tais, Kota Bengkulu, Kabupaten Banyuasin, Pangkalan Balai, Kabupaten Empat Lawang, Tebing Tinggi, Kabupaten Lahat, Lahat, Kabupaten Muara Enim, Muara Enim, Kabupaten Musi Banyuasin, Sekayu, Kabupaten Musi Rawas, Muara Beliti Baru, Kabupaten Ogan Ilir, Indralaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Kayu Agung, Kabupaten Ogan Ulu, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Martapura, Kota Lubuklinggau, Lubuklinggau, Kota Pagar Alam, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Bangka, Sungai Liat, Kabupaten Bangka Barat, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Mentok, Kabupaten Bangka Tengah, Koba, Kabupaten Belitung, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung Timur, Manggar, Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Lampung Tengah, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Utara, Kotabumi, Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda, Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Kabupaten Tulang Bawang, Menggala, Kabupaten Tanggamus, Kota Agung, Kabupaten Way Kanan, Blambangan Umpu, Kabupaten Lampung Timur, Sukadana, Kabupaten Pesawaran, Gedong Tataan, Kabupaten Pringsewu, Pringsewu, Kabupaten Mesuji, Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Krui, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Tanggerang, Tigaraksa, Kabupaten Serang, Ciruas, Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Kabupaten Pandeglang, Pandeglang, Kota Tanggerang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tanggerang Selatan, Ciputat, Kabupaten Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Kabupaten Bekasi, Cikarang, Kabupaten Bogor, Cibinong, Kabupaten Ciamis, Ciamis, Kabupaten Cianjur, Cianjur, Kabupaten Cirebon, Sumber, Kabupaten Garut, Garut, Kabupaten Indramayu, Indramayu, Kabupaten Karawang, Karawang, Kabupaten Kuningan, Kuningan, Kabupaten Majalengka, Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Parigi, Kabupaten Purwakarta, Purwakarta, Kabupaten Subang, Subang, Kabupaten Sukabumi, Pelabuanratu, Kabupaten Sumedang, Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Kota Bandung, Bandung, Kota Banjar, Banjar, Kota Bekasi, Bekasi, Kota Bogor, Bogor, Kota Cimahi, Cimahi, Kota Cirebon, Cirebon, Kota Depok, Depok, Kota Sukabumi, Cisaat, Kota Tasikmalaya, Tasikmalaya, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Menteng, Kota Administrasi Selatan, Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Timur, Jatinegara, Kota Administrasi Jakarta Utara, Koja, Kabupaten Banjarnegara, Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Batang, Batang, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali. Boyolali, Kabupaten Brebes, Brebes, Bumiayu, Kabupaten Cilacap, Cilacap, Kabupaten Demak, Demak, Kabupaten Grobongan, Purwodadi, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karanganyar, Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Kebumen, Kabupaten Kendal, Kendal, Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Kabupaten Kudus, Kudus, Kabupaten Magelang, Kota Mungkid, Kabupaten Pati, Pati, Kabupaten Pekalongan, Kajen, Kabupaten Pemalang, Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Purworejo, Kabupaten Rembang, Rembang, Kabupaten Semarang, Ungaran, Kabupaten Sragen, Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Sukoharjo, Kabupaten Tegal, Slawi, Kabupaten Temanggung, Temanggung, Kabupaten Wonogiri, Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Wonosobo, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kabupaten Bangkalan, Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kanigoro, Kabupaten Bojonegoro, Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Bondowoso, Kabupaten Gresik, Gresik, Kabupaten Jember, Jember, Kabupaten Jombang, Jombang, Kabupaten Kediri, Kediri, Kabupaten Lamongan, Lamongan, Kabupaten Lumajang, Lumajang, Kabupaten Madiun, Madiun, Kabupaten Magetan, Magetan, Kabupaten Malang, Kepanjen, Kabupaten Mojokerto, Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Ngawi, Kabupaten Pacitan, Pacitan, Kabupaten Pamengkasan, Pamengkasan, Kabupaten Pasuruan, Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kraksaan, Kabupaten Sampang, Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Trenggalek, Kabupaten Tuban, Tuban, Kabupaten Tulungagung, Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Kulon Progo, Kecamatan Wates, Kabupaten Sleman, Kecamatan Sleman, Kota Yogyakarta, Kecamatan Umbulharjo, Kabupaten Badung, Badung, Kabupaten Bangli, Bangli, Kabupaten Buleleng, Singaraja, Kabupaten Gianyar, Gianyar, Kabupaten Jembrana, Negara, Kabupaten Karangasem, Karangasem, Kabupaten Klungkung, Klungkung, Kabupaten Tabanan, Tabanan, Kota Denpasar, Kabupaten Bima, Raba, Kabupaten Dompu, Dompu, Kabupaten Lombok Barang, Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Praya, Kabupaten Lombok Timur, Selong, Kabupaten Lombok Utara, Tanjung, Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa Barat, Taliwang, Kota Bima, Kota Mataram, Kabupaten Alor, Kalabahi, Kabupaten Belu, Atambua, Kabupaten, Ende, Ende, Kabupaten Flores Timur, Larantuka, Kabupaten Kupang, Kupang, Kabupaten Lembata, Lewoleba, Kabupaten Menggarai, Ruteng, Kabupaten Manggarai Timur, Borong, Kabupaten Ngada, Bajawa, Kabupaten Nagekeo, Mbay, Kabuparen Rote Ndao, Baa, Kabupaten Sabu Raijua, Seba, Kabupaten Sikka, Maumere, Kabupaten Sumba Barat, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat Daya, Tambolaka, Kabupaten Sumba Tengah, Waibakul, Kabupaten Sumba Timur, Waingapu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Soe, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kefamenanu, Kota Kupang, Kupang, Kabupaten Malaka, Kabupaten Bengkayang, Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Putussibau, Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Kabupaten Ketapang, Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Sungai Raya, Kabupaten Landak, Ngabang, Kabupaten Melawi, Nanga Pinoh, Kabupaten Pontianak, Mempawah, Kabupaten Sambas, Sambas, Kabupaten Sanggau, Sanggau, Kabupaten Sekadau, Sekadau, Kabupaten Sintang, Sintang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Balangan, Paringin, Kabupaten Banjar, Martapura, Kabupaten Barito Kuala, Marabahan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Amuntai, Kabupaten Kotabaru, Kotabaru, Kabupaten Tabalaong, Tanjung, Kabupaten Tanah Bumbu, Batulicin, Kabupaten Tanah Laut, Pelaihari, Kabupaten Tapin, Rantau, Kota Banjarbaru, Banjarbaru Kota, Kota Banjarmasin, Banjarmasin, Kabupaten Barito Selatan, Buntok, Kabupaten Barito Timur, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Utara, Muara Teweh, Kabupaten Gunung Mas, Kuala Kurun, Kabupaten Kapuas, Kuala Kapuas, Kabupaten Katingan, Kasongan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit, Kabupaten Lamandau, Nanga Bulik, Kabupaten Murung Raya, Purukcahu, Kabupaten Pulang Pisau, Pulau Pisau, Kabupaten Sukamara, Sukamara, Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang, Kota Palangka Raya, Kabupaten Baru, Tanjungredep, Kabupaten Kutai Barat, Sendawar, Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kabupaten Kutai Timur, Sangatta, Kabupaten Mahakam Ulu, Batu Bulan, Kabupaten Paser, Tanah Grogot, Kabupaten Penajam Paser Utara, Penajam, Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Bulungan, Tanjungselor, Kabupaten Malinau, Malinau, Kabupaten Nunukan, Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Tideng Pale, Kota Tarakan, Kabupaten Boalemo, Marisa, Tilamuta, Kabupaten Bone Bolango, Suwawa, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Kabupaten, Gorontalo Utara, Kwandang, Kabupaten Pohuwato, Marisa, Kota Gorontalo, Kabupaten Bantaeng, Bantaeng, Kabupaten Barru, Barru, Kabupaten Bulukumba, Bulukumba, Kabupaten Enrekang, Enrekang, Kabupaten Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Jeneponto, Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar, Benteng, Kabupaten Luwu, Belopa, Kabupaten Luwu Timur, Malili, Kabupaten Luwu Utara, Masamba, Kabupaten Maros, Turikale, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Pangkajene, Kabupaten Pinrang, Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Pangkajene Sindenreng, Kabupaten Sinjai, Sinjai, Kabupaten Soppeng, Watan Soppeng, Kabupaten Takalar, Pattalassang, Kabupaten Tana Toraja, Makale, Kabupaten Toraja Utara, Rantepao, Kabupaten Wajo, Sengkang, Kota Makassar, Kota Palopo, Kota Parepare, Kabupaten Bombana, Rumbia, Kabupaten Buton, Pasarwajo, Kabupaten Buton Utara, Buranga, Kabupaten Kolaka, Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, Tirawuta, Kabupaten Kolaka Utara, Lasusua, Kabupaten Konawe, Unaaha, Kabupaten Konawe Kepulauan, Langara, Kabupaten Konawe Selatan, Andolo, Kabupaten Konawe Utara, Wanggudu, Kabupaten Muna, Raha, Kabupaten Wakatobi, Wangi-Wangi, Kota Bau-Bau, Kota Kendari, Kabupaten Banggai, Luwuk, Kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai, Kabupaten Buol, Buol, Kabupaten Donggala, Donggala, Kabupaten Morowali, Bungku, Kabupaten Parigi Moutong, Parigi, Kabupaten Poso, Poso, Kabupaten Tojo Una-Una, Ampana, Kabupaten Toli-Toli, Toli-Toli, Kabupaten Sigi, Sigi Biromaru, Kota Palu, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Boroko, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Ondong Siau, Kabupaten Kepulauan Talaud, Melonguane, Kabupaten Minahasa, Tondano, Kabupaten Minahasa Tondano, Kabupaten Minahasa Selatan, Amurang, Kabupaten Tenggara, Ratahan, Kabupaten Minahasa Utara, Airmadidi, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Majene, Majene, Kabupaten Mamasa, Mamasa, Kabupaten Mamuju, Mamuju, Kabupaten Mamuju Utara, Pasangkayu, Kabupaten Polewali Mandar, Polewali, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Buru, Namlea, Kabupaten Buru Selatan, Namrole, Kabupaten Kepulauan Aru, Dobo, Kabupaten Maluku Barat Daya, Tiakur Kecamatan Moa Lakor, Kabupaten Maluku Tengah, Masohi, Kabupaten Maluku Tenggara, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Saumlaki, Kabupaten Setam Bagian Barat, Piru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Bula, Kota Ambon, Kota Tuai, Kabupaten Halmahera Barat, Jailolo. Kabupaten Halmahera Tengah, Weda, Kabupaten Halmahera Utara, Tobelo, Kabupaten Halmahera Selatan, Labuha, Kabupaten Kepulauan Sula, Sanana, Kabupaten Halmahera Timur, Maba, Kabupaten Pulau Morotai, Morotai Selatan, Kota Ternate, Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Soasiu, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Asmat, Agats, Kabupaten Biak Numfor, Biak, Kabupaten Boven Digoel, Tanah Merah, Kabupaten Deiyai, Tigi, Kabupaten Dogiyai, Kigamani, Kabupaten Intan Jaya, Sugapa, Kabupaten Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Keerom, Waris, Kabupaten Kepulauan Yapen, Serui, Kabupaten Lanny Jaya, Tiom, Kabupaten Mamberamo Raya Burmeso, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kobakma, Kabupaten Mappi, Kepi, Kabupaten Merauke, Merauke, Kabupaten Mimika, Timika, Kabupaten Nabire, Nabire, Kabupaten Nduga, Kenyam, Kabupaten Paniai, Enarotali, Kabupaten Pegunungan Bintang, Oksibil, Kabupaten Puncak, Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Kotamulia, Kabupaten Sarmi, Sarmi, Kabupaten Supiori, Sorendiweri, Kabupaten Tolikara, Karubaga, Kabupaten Waropen, Botawa, Kabupaten Yahukimo, Sumohai, Kabupaten Yalimo, Elelim, Kota Jayapura, Kabupaten Fakfak, Fakfak, Kabupaten Kaimana, Kaimana, Kabupaten Manokwari, Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Ransiki, Kabupaten Maybrat, Kumurkek, Kabupaten Pegunungan Arfak, Anggi, Kabupaten Raja Ampat, Waisai, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Teminabuan, Kabupaten Tambrauw, Fef, Kabupaten Teluk Bintuni, Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Rasiei, Kota Sorong


MATERIAL BANGUNAN TAHAN GEMPA DENGAN BATA RINGAN DAN PANEL LANTAI CITICON





Selain selektif memilih bahan bangunan berkualitas dan terpercaya seperti Beton Ringan Aerasi Citicon, urusan pembangunan rumah dan gedung di Indonesia harus memenuhi beberapa prinsip-prinsip perencanaan tahan gempa sebagai berikut:

Daktilitas 
Perencanaan secara detil atas desain struktur rumah, gedung serta semua unsur penahan gempa sesuai dengan pedoman sehingga berperilaku secara daktil.

Konfigurasi bentuk bangunan
Konfigurasi secara horizontal maupun vertikal harus diletakkan sesimetris mungkin terhadap pusat massa dari bangunan tersebut untuk menghindari terjadinya pemusatan gaya gempa pada titik-titik tertentu pada struktur bangunan. 

Diafragma dan ikatan lantai
Perencanaan yang tepat demi membagi beban-beban tingkat akibat gempa kepada unsur-unsur penahan gempa dalam tingkat itu sebanding dengan kekakuan lateral masing-masing. 

Hubungan dinding antar lantai dan atap 
Dinding-dinding beton dan dinding pasangan harus dijangkarkan kepada semua lantai dan atap yang diperlukan untuk menghasilkan dukungan atau stabilitas horizontal

Hubungan antar pondasi 
Pondasi-pondasi harus saling berhubungan dalam dua arah yang pada umumnya saling tegak lurus oleh unsur-unsur penghubung yang direncanakan terhadap gaya aksial tarik dan tekan sebesar 10 % dari beban vertikal maksimum pada pembebanan dengan gempa pada salah satu pondasi yang dihubungkan. 

Beton Ringan Aerasi Hebel yang diproduksi dengan teknologi Jerman adalah salah satu solusi untuk mengurangi resiko dari bencana gempa bumi. 

Bobot yang ringan 
Bobot yang ringan maka gaya gempa yang diterima bangunan akan jauh berkurang. Hal ini terjadi karena besarnya gaya gempa yang diterima suatu bangunan tergantung dari besarnya percepatan gempa dan berat total dari bangunan itu sendiri. Semakin berat suatu bangunan maka semakin besar pula gaya gempa yang akan terjadi pada bangunan tersebut


F = m . a
F = besarnya gaya gempa yang diterima
m = massa atau berat total bangunan
a = percepatan gempa

Kekuatan yang relatif seragam di segala arah 
Saat terjadinya gempa bumi, dinding bangunan akan menerima beban vertical, horizontal maupun diagonal. Blok Beton Ringan Aerasi Citicon yang direkatkan dengan perekat tipis seperti Mortar  memiliki kekuatan yang relatif seragam di segala arah dibandingkan dengan pasangan dinding batu bata. Hal ini membuat dinding Citicon memiliki ketahanan yang lebih baik pada saat terjadinya gempa bumi. 

Ketahanan terhadap kebakaran 
Gempa bumi sering kali diikuti oleh terjadinya bahaya kebakaran yang terjadi karena besarnya kemungkinan terjatuhnya kompor, lilin atau lampu penerangan, sambungan arus pendek pada instalasi listrik dan lain sebagainya. Dibandingkan dengan alternatif bahan ringan lainnya seperti kayu, Beton Ringan Aerasi Citicon memiliki ketahanan terhadap kebakaran yang jauh lebih baik. Di beberapa negara penggunaan Beton Ringan Aerasi Citicon dapat mengurangi biaya polis asuransi kebakaran. 

Sejak lama Beton Ringan Aerasi Citicon telah digunakan di daerah rawan gempa seperti di Jepang, Turki dan Mexico. Beton Ringan Aerasi Citicon terbukti di banyak negara menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengurangi resiko dari bahaya gempa bumi.

sumber : www.hebelpanel.com


Melayani penjualan seluruh indonesia (franco Surabaya)

Office & Showroom            : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City Malang (Puncak Buring Indah Blok P1 No.4), Kedung kandang-Kota Malang
Head Office                           : Jl. Alun-alun contong No.1, Surabaya

Phone : 0853 3443 9900  (Call, SMS, WhatsApp, Line)
- phone&fax: 0341-754253, 0341-916 3348